Kucing peliharaan atau kucing rumah adalah salah satu predator terhebat di dunia. Kucing ini dapat membunuh atau memakan beberapa ribu spesies, kucing besar biasanya kurang dari 100. Tetapi karena ukurannya yang kecil, kucing tidak begitu berbahaya bagi manusia. Satu-satunya bahaya yang dapat timbul adalah kemungkinan terjadinya infeksi rabies akibat gigitan kucing dan juga cakaran dari kuku kucing yang sangat perih dan menyakitkan. Kucing dapat berakibat fatal bagi suatu ekosistem yang bukan tempat tinggal alaminya. Pada beberapa kasus, kucing berperan atau menyebabkan kepunahan. Kucing menyergap dan melumpuhkan mangsa dengan cara yang mirip dengan singa dan harimau, menggigit leher mangsa dengan gigi taring yang tajam sehingga melukai saraf tulang belakang atau menyebabkan mangsa kehabisan napas dengan merusak tenggorokan.
Kucing yang
sedang berkelahi menegakkan rambut tubuh dan melengkungkan punggung agar mereka
tampak lebih besar. Serangan biasanya terdiri dari tamparan di bagian wajah dan
tubuh dengan kaki depan yang kadang disertai gigitan. Luka serius pada kucing
akibat perkelahian jarang terjadi karena pihak yang kalah biasanya akan lari
setelah mengalami beberapa luka di wajah. Jantan yang aktif biasanya sering
terlibat banyak perkelahian sepanjang hidupnya. Hal ini tampak pada berbagai
luka di bagian wajah, seperti hidung atau telinga. Kucing betina kadang juga
terlibat perkelahian untuk melindungi anak-anaknya bahkan kucing steril pun
akan mempertahankan daerah kecilnya dengan gigih.
ketahanan
kucing terhadap panas dan dinginnya iklim daerah subtropis agak terbatas.
Kucing tidak tahan terhadap kabut, hujan,
dan salju, meskipun ada beberapa jenis seperti Norwegian Forest Cat
dan Maine Coon yang mampu bertahan; dan berusaha
mempertahankan suhu tubuh normalnya, yaitu 39°C,
dalam keadaan basah. Kebanyakan
kucing tidak suka berendam dalam air, kecuali jenis Turkish Van.
Masa
kehamilan atau gestasi pada kucing berkisar 63 hari. Anak kucing terlahir buta dan tuli. Mata mereka baru terbuka
pada usia 8-10 hari. Anak kucing akan disapih oleh induknya pada usia 6-7
minggu dan kematangan seksual dicapai pada umur 10-15 bulan. Kucing dapat
mengandung 4 janin sekaligus karena rahimnya memiliki bentuk yang khusus dengan
4 bagian yang berbeda.
Kucing
biasanya memiliki berat badan antara 2,5 hingga 7 kilogram dan jarang melebihi 10 kg. Bila diberi makan
berlebihan, kucing dapat mencapai berat badan 23 kg. Tapi kondisi ini amat
tidak sehat bagi kucing dan harus dihindari. Dalam penangkaran, kucing dapat
hidup selama 15 hingga 20 tahun, kucing tertua diketahui berusia 38 tahun 3
hari yang bernama Creme Puff. Kucing peliharaan yang tidak
diperbolehkan keluar rumah dan disterilkan dapat hidup lebih lama (mengurangi
risiko perkelahian dan kecelakaan). Kucing liar yang hidup di lingkungan urban
modern hanya hidup selama 2 tahun atau bahkan kurang dari itu.
Kucing termasuk hewan yang bersih. Mereka sering merawat diri dengan menjilati rambut mereka.
Saliva atau air liur mereka adalah agen pembersih yang kuat, tapi dapat memicu alergi pada manusia. Kadang kala kucing memuntahkan hairball atau gulungan rambut yang terkumpul di dalam perut mereka.
Kucing menyimpan energi dengan cara tidur lebih sering ketimbang hewan lain. Lama tidur kucing bervariasi antara 12-16 jam per hari, dengan angka rata-rata 13-14 jam. Tetapi tidak jarang dijumpai kucing yang tidur selama 20 jam dalam satu hari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar